Thursday, September 26, 2019

Istilah- istilah pada Source Code Mangement (SCM)


Remote environment hanya memiliki satu komponen, yaitu remote repository. Local environment memiliki komponen seperti berikut:
  1. Local repository, Berisi folder dan file yang berisi kode-kode Anda.
  2. Workspace atau Working Directory, yang bisa juga disebut sebagai unstage area. Berisikan perubahan yang sedang  Anda lakukan.
  3. Stage area, berisi perubahan yang anda simpan sementara untuk kemudian Anda commit. Perubahan di stage area masih bisa Anda ganti.
  4. Commit area, berisikan perubahan-perubahan yang telah Anda commit. Perubahan di commit area tidak bisa Anda ganti. Untuk mengganti perubahan yang telah di-commit Anda perlu melakukan commit yg lain.
  5. Stash area. Untuk menyimpan semua perubahan yang ada di working area sehingga working menjadi kosong.
  6. Branch. Sebuah pointer di dalam repository untuk menentukan arah commit, sehingga Anda bisa membuat cabang dari serangkaian commit yang Anda lakukan.
  7. Tag. Sebuah label yang diberikan pada sebuah Commit. Label apapun bisa diberikan, contohnya label Release point.

Remote activities:
  1. Clone. mendownload remote repository ke dalam komputer sebagai local repository.
  2. Fetch. Sinkronisasi versi teranyar pada remote repository ke local repository.
  3. Pull. Mengambil semua perubahan dari remote repository ke local repository pada suatu branch.
  4. Push. Meng-upload commit dari local repository ke remote repository pada suatu branch.

Local activities:
  1. Checkout. Mengganti working area ke suatu branch.
  2. Stash. Menyimpan semua perubahan di working directory ke stash area dan membersihkan semua perubahan di working directory.
  3. Apply stash. Mengambil kembali perubahan yang disimpan di stash area ke working directory.
  4. Stage. Menyimpan sementara perubahan dari working area untuk kemudian dilakukan commit.
  5. Commit. Membuat sebuah snapshot atau versi dari perubahan yang telah di-stage.
  6. Branching. Membuat sebuah pointer untuk menentukan arah penyimpanan snapshot/commit.
  7. Merge. Mengambil semua perubahan dari sebuah branch (pointer) ke branch lain sehingga pointernya menjadi satu arah.
  8. Tagging. Memberikan label dari sebuah commit. Biasanya dilakukan untuk menandakan Release point.

No comments:

Post a Comment

Cara Update SSL Pada Docker Owncloud

 Misal ID Docker Owncloud adalah 7213d7a41122 , dengan name : owc10-2  File certificate SSL dan file config https ( https.conf ) ditempatkan...

Popular Posts